Ternak Lele di Rumah dan Lahan Sempit : Bagaimana Caranya?

Ternak lele di rumah – Kebanyakan orang-orang yang ingin memulai budidaya lele terbentur suatu hal yang sama, yaitu tidak mempunyai lahan yang cukp luas. Mindset yang terbentuk kurang lebih jika ingin mengeksekusi bisnis ternak lele itu harus punya lahan sendiri dan harus punya modal yang besar. Padahal tidak sepenuhnya hal tersebut benar.

Cara Berternak Lele di Rumah

ternak lele kolam terpal

ternak ikan lele di rumah sangat tidak dianjurkan Jika Anda ingin menggunakan cara ternak lele bioflok, kemudian budidaya menggunakan kolam dengan ukuran besar.  Dua cara tersebut jelas butuh modal yang tidak sedikit.

Walaupun, secara matematis jumlah yang didapatkan apabila berhasil panen juga menggiurkan. Cara tersebut bukan cara ternak lele pemula karena ada banyak faktor yang bisa membuat budidaya ikan ini sampai gagal panen.

Untuk itu, kami sengaja menghimpun cara atau metode berternak lele sederhana yang siapapun bisa melakukan cara ini dengan mudah.

Ternak Lele di Ember

Cara berternak lele di rumah yang pertama adalah menggunakan ember atau bak. Sudah pernah dibahas pada postingan sebelumnya bahwa budidaya ikan ini dapat dilakukan hanya dengan menggunakan media ember. Ukuran ember yang mungkin tidak sampai berdiameter 1 meter jelas sangat cocok dan aplikatif untuk melakukan  ternak lele di rumah.

Jika ditanya apa hal yang harus disiapkan untuk ternak lele dlm ember, maka ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pembiakan dengan metode ini.
  • Pertama, pastikan kualitas ember tidak abal-abal. Memilih ember mungkin perkara sepele bagi sebagian orang. Namun, justru karena hal yang sepele terkadang para pembudidaya lalai dan tidak memperhatikan kualitas ember. Ember yang tidak berkualitas akan menjadi sering bocor dan justru menambah ongkos produksi budidaya lele.
  • Kedua, perhatikan apakah ada bercak putih pada ember yang Anda beli. Jika menemukan bercak putih pada ember sebaiknya ganti atau jangan gunakan ember tersebut. Bercak putih bisa menjadi tanda bahwa ember telah mengalami proses pemanasan berlebih. Dikhawatirkan, senyawa kimia yang terurai tersebut tercampur dalam air dan meracuni ikan lele.

Ternak Lele Kolam Terpal

Metode jenis ini sekarang menjadi tren di kalangan pembudidaya khusunya yang berternak lele di rumah dan lahan terbatas. Anda dapat memesan kolam terpal  berikut ukurannya dengan mudah.
Banyak sekali jasa pembuatan kolam terpal baik secara online maupun offline.

Sesuai dengan namanya, kolam terpal memang memiliki bentuk seperti layaknya kolam portable yang dapat dipindahkan sesuka hati. Dibalik segala kemudahan yang ditawarkan oleh kolam terpal, ternyata ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan sebelum berternak lele di rumah menggunakan media ini.
  • Pertama, memilih kualitas terpal. Kualitas terpal yang kurang baik akan menjadikan kolam terpal menjadi retak dan bocor. Jika sudah begini langkah penambalannya harus menggunakan semen dan terlebih dahulu harus memindahkan ikan lele ke tempat yang lain. Hal tersebut sangat menguras tenaga dan waktu Anda.
  • Kedua, tambahan biaya kolam terpal. Untuk ukuran kolam terpal 1x1x0,5 m rata-rata harganya 300-400 ribu. Jika Anda memiliki modal yang terbatas dan pemula dalam bidang ini, hal tersebut perlu dipertimbangkan lagi. 

Ternak lele di Drum

Khusus untuk drum berbahan plastik, perlakuan dan pemeliharaan metode ini kurang lebih hampir sama seperti ketika Anda berternak lele di bak atau ember. Fokus pengecekan ada pada kondisi drum itu sendiri.

Namun, apabila drum yang Anda gunakan adalah drum besi, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Salah satunya adalah perhatikan kondisi drum. Khusus untuk drum bekas  yang dibeli, Anda perlu memastikan bahwa drum tersebut bekas dari penggunaan bahan apa. Jika, drum tersebut merupakan bekas penampungan makanan kuda itu masih layak digunakan.

Tetapi, jika drum adalah bekas penggunaan BBM ditambah lagi kondisinya berkarat, sebaiknya Anda menggunakan drum plastik saja untuk berternak lele di rumah.

Tips dan Trik Ternak Lele di Rumah

Ada beberapa faktor penunjang  dalam proses berternak lele di rumah yang harus Anda lakukan dan  juga faktor yang penghambat yang harus Anda hindari seperti penjelasan berikut.

Frekuensi Sinar Matahari

Jangan sampai meletakkan media pembiakan ikan lele di dalam rumah yang tidak ada sinar mataharinya sama sekali. Faktanya, sinar matahari juga dapat meningkatkan imunitas atau kekebalan ikan lele terhadap serangan penyakit.

Penyakit lele kulit mengelupas, kemudian perut kembung, serta penyakit lain kemungkinan besar dapat dihindari apabila asupan sinar mataharinya cukup.

Sebaliknya, frekuensi sinar matahari yang terlalu berlebih juga tidak baik. Terlebih lagi, apabila media yang Anda gunakan tersebut berukuran kecil. Suhu dalam air dapat dengan mudah naik dan hal tersebut dapat membahayakan ikan lele khususnya yang masih anakan.

Pompa Air atau Filter Air

Seberapapun kecilnya media yang digunakan untuk berternak lele di rumah, Anda tetap harus memperhatikan ketersediaan alat ini. Karena air yang mengalir secara berkala dapat menjaga kadar oksigen yang diperlukan ikan untuk bernafas.

Walaupun tidak seperti ikan hias yang perlu aliran air secara terus menerus, ikan lele juga perlu diberikan asupan tersebut dengan frekuensi yang lebih sedikit.

Relativitas Air dan Pakan

Seperti kita sudah sama-sama tahu bahwa makanan wajib bagi lele ternak adalah pelet. Namun, pemberian makanan selingan atau pakan alternatif yang bisa dilakukan secara berbeda.

Pemberian pakan lele alternatif dari tumbuhan tentu akan lebih higienis dan Anda tidak perlu terlalu sering mengganti air pada media ternak lele di rumah. 

Sebalinya, jika Anda menggunakan kotoran sapi, ayam, kelinci atau mungkin bangkai binatang, maka perlulah Anda bekerja sedikit lebih keras untuk mengganti air pada media yang digunakan.

Cara-cara tersebut merupakan salah satu upaya pengembangbiakkan lele agar cepat panen. Selebihnya, tergantung dari kesungguhan dan keuletan dari pembudidaya.

Itulah, pembahasan singkat mengenai cara ternak lele di rumah yang bisa Anda langsung praktikkan. Semoga bermanfaat dan terima kasih.



Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url