Budidaya Lobster Air Tawar, Panduan Cara Usaha Pasti Untung

Ditengah masa pandemi seperti sekarang, banyak orang yang mencari usaha yang memiliki prospek bagus seperti budidaya lobster air tawar. Pasalnya, omset pada bisnis tersebut terus mengalami kenaikan dan untuk memulainya tidak memerlukan modal besar.

Cara Budidaya Lobster Air Tawar

budidaya lobster air tawar

Usaha budidaya lobster air tawarkan memang menjanjikan keuntungan besar, tidak heran jika sekarang bisnis tersebut banyak dilirik. Jika Anda tertarik untuk terjun ke dunia ini, ada baiknya agar mengetahui cara mengembangbiakkannya melalui berbagai media seperti berikut:

Budidaya Lobster Air Tawar di Kolam Terpal

Pertama, Anda bisa mengimplementasikan cara budidaya lobster air tawar pada kolam yang terbuat dari terpal. Namun, sebelum itu usahakan untuk membuat susunan rencana dahulu agar meminimalisir biaya dan tenaga. Pada saat pembuatan, carilah lokasi sejuk misalnya di bawah pepohonan.

Baca Juga: Ternak Belut Penghasil Cuan

Perhatikan pula sistem pengairan dan pembuangannya. Soal ukuran, Anda perlu menyesuaikan kapasitas isinya. Pastikan sebelum digunakan untuk mengisi kolam tersebut dengan air dan diamkan selama seminggu, tujuannya untuk menetralisir bau serta kaporit jika menggunakan PAM.

Budidaya Lobster Air Tawar di Aquarium

Selain menggunakan media kolam terpal, Anda juga dapat membudidayakan lobster air tawar di aquarium. Banyak orang menggunakan metode ini sebab lebih murah dan praktis. Meskipun begitu, Anda tetap harus memahami beberapa cara dasar untuk melakukan pengembangbiakannya seperti berikut.

  • Biasanya aquarium yang digunakan untuk pembudidayaan berukuran 100 x 50 x 30 lengkap dengan aerator dan pompa filter. 
  • Pengisian airnya sendiri juga harus diperhatikan, umumnya ketinggiannya 15 cm dari dasar. 
  • Kapasitas tersebut bisa menampung 3 lobster, terdiri dari 2 betina dan 1 jantan.

Budidaya Lobster Air Tawar di Kolam Semen

Kolam untuk tempat pembudidayaan lobster bisa juga dibuat dari dinding semen. Biasanya tipe ini digunakan untuk pemijahan massal dan pembesaran burayak. Ideal ukurannya adalah 2 x 2 x 0,5 meter. Sama seperti kolam lainnya, aturan penggantian airnya yakni dua atau tiga hari sekali.

Sebelum kolam digunakan rendam terlebih dahulu dengan air kurang lebih selama 1 minggu dan masukkan belah pelepah pisang ke dalamnya. Tujuannya adalah menghilangkan zat-zat berbahaya yang terkandung pada tembok semen. Pastikan juga untuk memberi tempat persembunyian.

Budidaya Lobster Air Tawar di Kolam Tanah

Kolam tanah juga bisa dijadikan untuk tempat budidaya lobster air tawar. Tidak seperti ternak ikan toman yang cenderung lebih mudah, dalam hal ini kolam sebelum digunakan perlu beberapa langkah persiapan yang harus dilakukan. Pertama lakukan pengeringan air tambak tersebut kurang lebih selama 1 minggu.

Setelah itu, rendam kolam selama 1 minggu sebelum digunakan. Jangan lupa untuk memasang aerator atau kincir agar sirkulasi oksigen dapat berjalan baik. Pastikan juga bahwa kandungan air aman bagi kelangsungan hidup lobster, mulai dari pH serta tingkat kekeruhan.

Jenis Lobster Air Tawar

Ide bisnis mengembangkan usaha ternak loster memang memiliki prospek bagus dengan keuntungan besar. Namun, sebelum terjun ke bidang ini ada baiknya jika Anda memahami dahulu jenis-jenis yang dapat dibudidayakan, diantaranya yakni:

  • White Lobster

Sudah jelas dari namanya, lobster ini memang cukup unik serta cantik karena badannya berwarna putih dan cenderung transparan. Seafood tersebut juga memiliki nama lain yang jarang diketahui yakni Procambarus Clarkia.

Karena kecantikan dan keunikan yang dimilikinya, tidak heran jika banyak orang memburunya untuk dipelihara dan dijadikan hiasan aquarium. White lobster tersebut dapat hidup di habitat air tawar yang jernih serta bersih.

  • Dark Blue Yabby Lobster

Dark Blue Yabby merupakan salah satu jenis lobster air tawar yang cocok untuk dibudidayakan. Pasalnya lobster ini cukup sulit ditemukan alias langka. Hewan tersebut cenderung menyukai habitat dengan air bersih serta jernih, dimana didalamnya banyak mengandung oksigen tinggi.

Lobster biru ini memiliki karakteristik ukuran tubuh yang lebih panjang dibanding umumnya. Pada bagian perut tertutup membran fleksibel sehingga memudahkan pergerakan. Hewan tersebut juga mempunyai sirip tengah serta ekornya juga dikelilingi 4 sayap ikan.

  • Dark Rainbow

Berikutnya jenis lobster hias yang banyak dicari orang yakni dark rainbow yang mempunyai nama lain Cherax Boesemani. Hewan ini tampak unik serta cantik, karena bagian tubuhnya memiliki kombinasi dari beberapa warna layaknya pelangi.

Di bagian tubuh depan merupakan kombinasi merah serta biru, beda halnya dengan belakang yang memadukan hitam dan orange. Habitat asli dark rainbow adalah laut tawar, namun juga dapat dibudidayakan pada tempat yang airnya memiliki suhu sekitar 15 – 26 derajat celcius.

  • Rainbow Papua

Tidak jauh berbeda dengan jenis sebelumnya, bagian tubuh lobster ini juga memiliki beberapa warna seperti magenta, biru serta putih. Kombinasi warna itulah yang membuat hewan tersebut tampak sangat cantik.

Uniknya, bagian capit memiliki warna biru yang tampak menyala. Tidak heran jika lobster ini masuk dalam kategori lobster tercantik di dunia. Seperti namanya, hewan tersebut banyak ditemukan pada perairan Papua.

  • Zebra Lobster

Zebra lobster dengan nama lain Cherax Sp ini banyak diburu untuk dijadikan peliharaan. Pasalnya, tubuh hewan tersebut unik dan berbeda dengan udang pada umumnya. Karena didominasi warna orange dipadukan hitam serta putih.

Karena memiliki tubuh yang cantik, tidak heran jika lobster ini banyak diburu untuk dijadikan peliharaan dan hiasan aquarium. Hewan laut tersebut hidup pada habitat asli air tawar dan banyak ditemukan pada perairan Papua.

  • Supernova Crayfish

Siapa yang tidak kenal dengan Supernova Crayfish. Lobster ini sangat cantik dengan warna biru gelap pada bagian tubuhnya, sehingga tidak heran jika banyak orang menjulukinya sebagai blue marble freshwater.Karena keunikannya itulah membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya.

Namun untuk mendapatkannya tidaklah mudah karena sampai sekarang belum diperjualbelikan secara komersial. Pasalnya, hewan ini merupakan hasil hibridisasi dari dua spesies genus Cherax yang berbeda. Perlu diketahui Supernova crayfish memiliki hubungan dekat dengan rainbow Papua.

  • Red Claw

Red claw memiliki nama latin Cherax Quadricarinatus merupakan salah satu jenis lobster air tawar yang banyak ditemukan di berbagai tempat, seperti sungai, rawa dan danau pada kawasan Queensland, Australia.

Berbeda dari jenis lainnya, meskipun memiliki nama Red Claw faktanya lobster ini tidak didominasi warna merah, melainkan kombinasi hijau dan kuning. Pada bagian tubuhnya terdapat aksen berupa bintik-bintik. Lobster sangat baik untuk dibudidayakan karena pertumbuhannya relatif cepat.

  • Red Lobster

Jenis yang sangat bagus dibudidayakan berikutnya adalah Red Lobster. Bisa dibayangkan dari namanya, hewan ini memiliki tubuh didominasi warna merah. Ukuranya sendiri sekitar 12 cm dengan berat mencapai 100 gram per ekornya.

Uniknya, pada bagian belakang cangkangnya mempunyai corak dengan warna hitam yang sangat elegan. Hewan ini merupakan salah jenis lobster berasal dari keluarga Cambaridae. Karena keunikannya itulah, udang tersebut banyak diminati untuk dibudidayakan.

  • Yabby

Jenis lobster air tawar berikutnya yang banyak dibudidayakan yakni Yabby. Hewan ini sangat unik, pasalnya ukuran capit dan tubuhnya sama besarnya dengan tubuh. Warnanya juga cukup cantik, didominasi warna hitam dan sedikit corak orange.

Lobster ini biasanya ditemukan di perairan laut Australia. Habitat hidup Yabby adalah air yang memiliki kadar oksigen tinggi serta terdapat tanaman. Hewan tersebut sangat baik untuk dibudidayakan karena pertumbuhannya relatif cepat dan bisa mencapai bobot 400 gram per gram.

  • Maroon

Maroon merupakan salah satu jenis lobster air tawar yang memiliki nama latin Cherax Tenuimanus. Hewan laut tersebut cukup diminati untuk dibudidayakan karena perkembangannya relatif cukup cepat, bisa mencapai 300 gram per ekornya dalam kurun waktu 2 tahun.

Lobster jenis ini banyak ditemukan di sungai yang mempunyai aliran langsung dari hutan, khususnya pada kawasan bagian barat Australia. Habitat hewan tersebut adalah air dengan suhu dingin berkisar antara 12,5 hingga 24 derajat dan tidak bisa bertahan diatas suhu tersebut.

  • Astacopsis Gouldi Lobster

Astacopsis Gouldi dengan nama lain Tasmanian Giant Freshwater merupakan jenis lobster yang hidup di air tawar. Karakteristik hewan laut ini memiliki tubuh berwarna coklat kehitaman terutama pada bagian tertentu seperti badan, kepala serta capit.

Jenis Astacopsis Gouldi merupakan lobster yang memiliki ukuran paling besar dibanding tipe lainnya. Habitat hidupnya yakni perairan bersuhu dingin dibawah 20 derajat celcius. Meskipun banyak dibudidayakan, namun hewan ini sulit jika dikembangkan di wilayah tropis seperti Indonesia.

Harga Lobster Air Tawar

Jika membahas mengenai usaha budidaya lobster air tawar tentu tidak akan lepas dari harga. Bicara mengenai hal itu belum ada patokan khusus, pasalnya setiap jenis dan ukuran memiliki nilai jual yang berbeda-beda.

Selain dari segi ukuran dan jenis, perbedaan harga tersebut juga bisa dipengaruhi dari wilayahnya. Pasalnya, untuk mendistribusikan lobster dari tempat pembudidayaan ke lokasi tujuan juga memerlukan biaya. Tidak hanya itu, tingkat penghasilan dan daya beli juga ikut andil dalam menentukan nilai jualnya.

Anda Perlu Tahu: Potensi Menggiurkan Lele Albino

Namun bisa dipastikan bahwa nilai jual sejauh ini terus stabil. Umumnya lobster air tawar yang siap dikonsumsi dijual menggunakan sistem kiloan dengan kisaran harga Rp100.000,00 hingga Rp200.000,00 sedangkan untuk bibit ukuran sedang biasanya dibanderol sekitar Rp25.000,00 hingga Rp30.000,00 per kg.

Perawatan Lobster Air Tawar

perawatan lobster air tawar

Jika ingin menekuni usaha budidaya lobster air tawar. Anda harus memahami beberapa prinsip dalam proses perawatannya, mulai dari pembenihan, pembesaran hingga pemanenan. Diantaranya seperti berikut ini:

Memisahkan Jenis Kelamin Lobster

Mungkin banyak orang bertanya, kenapa penting untuk memisahkan lobster berdasarkan jenis kelaminnya. Perlu diketahui hal ini dilakukan dengan tujuan agar memudahkan saat proses pemilihan indukan. Lalu bagaimana cara membedakan jantan dan betina?

Caranya cukup mudah, lobster jantan memiliki bintik-bintik merah pada bagian capit luar ketika sudah berumur 3 hingga 4 bulan dengan ukuran 7 cm. Hal itu menandakan jika sudah siap kawin. Sedangkan betina, mempunyai ciri-ciri lubang di bagian pangkal kaki ketiga di bawah ekor.

Pemilihan Induk Lobster Berkualitas

Sebelum memasuki proses pembesaran, terlebih dahulu petani harus memilih bibit lobster air tawar berkualitas dan terbaik. Sebaiknya memilih induk yang berumur sekitar 5 hingga 8 bulan dengan ukuran minimal 10 cm.

Cara memilihnya dapat dilakukan dengan melihat tingkat pertumbuhan bibit paling cepat dibandingkan lainnya. Selain itu pilihlah indukan yang memiliki tubuh sehat dan gemuk. Usahakan untuk membeli dari tempat terpercaya, berizin dan telah mengantongi sertifikat.

Proses Mengawinkan Indukan Lobster

Setelah memilih indukan yang berkualitas, berikutnya petani harus mengawinkan indukan tersebut untuk memperoleh benih. Caranya cukup mudah yakni masukkan lobster 3 ekor jantan dan 5 betina dalam satu kolam, selama satu minggu.

Selama kurun waktu tersebut akan terjadi perkawinan dengan membentuk formasi Y. Jika proses tersebut telah selesai, lobster betina akan menyingkir dan mencari lokasi pembuahan. Dalam hal ini petani dapat menaruh 8 pipa ukuran 2 inch dengan panjang 15 cm untuk tempat persembunyian.

Perawatan Telur Lobster

Ketika lobster betina sudah bertelur pada minggu kedua, pertani dapat memindahkannya ke kolam penetasan yang berukuran 2 x 1 x 50 cm. Dalam hal ini perlu disesuaikan agar kadar pH air sama seperti di kolam perkawinan tujuannya agar menghindari timbulnya stres.

Dalam proses pematangan telur tersebut melalui beberapa fase. Mulai dari bentuknya bulat saat minggu ke 2, kemudian muncul embrio, terus berkembang hingga capit dan kaki terlihat. Hingga bagian kuning sudah mulai habis, itu tandanya benih lobster sudah bisa lepas dari induknya.

Perawatan Benih Lobster

Mengingat benih lobster rawan mengalami stres ketika dipindahkan ke tempat budidaya. Untuk itu, penting bagi petani melakukan tindakan perawatan secara tepat, sehingga membantu bibit tersebut dapat beradaptasi dengan lingkungan atau habitat baru.

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah stres pada benih yakni jangan langsung menempatkan bibit tersebut di habitat baru. Sebelum itu, taruhlah dahulu pada bak fiber kering kemudian berikan percikkan air dari tempat pembudidayaan ke bagian badannya, baru perlahan masukkan ke kolam.

Perawatan Selama Proses Pembesaran

Dalam proses pembesaran, petani dapat memilih menggunakan dua metode yakni dengan media aquarium atau kolam terbuka. Namun perlu dipastikan tempat yang digunakan telah dibersihkan dan dikeringkan terlebih dahulu agar kolam terbebas dari kontaminasi zat beracun.

Baca Juga: Penyakit Lele Ini Bikin Rugi Peternak

Karena hal tersebut dapat menghambat pertumbuhan lobster bahkan dapat mengakibatkan cacat bahkan mati. Perhatikan pula kandungan air dengan pH 7 hingga 8, kadar oksigen 4 ppm serta suhu antara 28 sampai 30 derajat celcius.

Perawatan dari Serangan Hama dan Penyakit

Sebagai pencegahan agar lobster tidak terserang penyakit, penting bagi petani untuk memahami tentang tata cara dalam mengendalikannya. Petani harus waspada terutama dari hama tumbuhan air yang cepat berkembang terutama ketika musim panen.

Cara utama dalam merawat lobster dari serangan hama dan penyakit adalah dengan menjaga kebersihan kondisi tempat pembudidayaan. Usahakan agar air maupun kolam selalu bersih dari kotoran maupun lumut.

Perawatan Lobster yang Sakit

Selama proses pembudidayaan jika ditemukan lobster yang sakit akibat terserang hama jamur atau parasit, tentu dalam hal ini dibutuhkan penanganan khusus. Pasalnya jika dibiarkan dapat menyebabkan kematian.Pertama petani perlu mengetahui dahulu ciri-ciri gejalanya.

Biasanya lobster terkena parasit, bagian kepala dan tubuhnya berwarna putih. Gejala lainnya, gerakannya lambat serta nafsu makan menurun. Untuk mengatasinya. Pisahkan lobster sakit ke wadah lain yang berisikan air garam, rendam hingga 9 hari.

Pemberian Pakan Lobster Dewasa

Ketika benih sudah aman dari stres selama proses pembenihan dan mengalami pertumbuhan. Berikutnya, saatnya petani belajar mengenai aturan pemberian pakan yang tepat. Pada dasarnya, lobster harus diberi makanan 2 kali sehari, pagi dan menjelang sore.

Soal pakan, petani dapat memilih berbagai jenis yang memang cocok untuk lobster air tawar dan banyak dijual di toko ataupun makanan lainnya seperti jagung basah parut, ketela serta sayuran.. Asalkan, kandungan nutrisinya memenuhi.

Pemberian Pakan Lobster Peranakan atau Bibit

Petani perlu memahami bahwa makanan yang diberikan untuk lobster dewasa dan peranakan jelas harus dibedakan. Layaknya manusia, ketika bayi organ vital seperti pencernaan belum berkembang dengan sempurna.

Jangan memberikan makanan berupa sayuran atau umbi-umbian kepada anak lobster, karena sulit dicerna. Sebaiknya berikan pakan berupa cacing sutera. Kadarnya sendiri yakni 3 persen dari berat bayi dengan aturan dosisi 25% pagi dan 75% saat sore.

Mencegah Terjadinya Kegagalan Saat Moulting

Perlu diketahui bahwa lobster adalah hewan pemakan segala. Biasanya hal itu terjadi pada saat moulting yakni proses lobster sedang berganti cangkang karena sudah tidak muat dengan ukuran tubuhnya yang membesar. Saat itulah akan keluar aroma amis dan daging menjadi lembek.

Saat moulting itulah seringkali lobster melakukan kanibalisme karena menganggap temannya adalah makanan. Untuk mencegah hal ini, sediakan tempat bersembunyi jika Anda menggunakan media pembudidayaan di Aquarium atau bisa juga dengan memisahkannya pada tempat lain.

Perawatan Lobster Pasca Panen

Meskipun sudah selesai di panen, petani tetap harus melakukan perawatan kepada lobster dengan tepat hingga siap dijual. Mulai dari memberikan makanan secara teratur, 2 kali sehari tepatnya saat pagi dan menjelang sore.

Kebersihan saringan atau filter kolam juga harus diperhatikan. Untuk menjaga kelangsungan hidup lobster, petani juga wajib menjaga gelembung udara berfungsi dengan baik. Selain itu, mengganti air kolam ¾ bagiannya saja.

Omset Budidaya Lobster Air Tawar

Usaha budidaya lobster air tawar ini masih banyak dilirik orang, pasalnya bisnis tersebut menjanjikan keuntungan besar dilihat dari permintaan pasar terhadap hewan tersebut terus mengalami kenaikan dengan harga stabil.

Dari penjelasan tersebut jelas terlihat bahwa omset budidaya lobster air cukup tinggi. Namun, beberapa ahli menjelaskan bahwa keuntungan yang diperoleh lebih besar pada kegiatan pembibitan dibanding dengan pembesaran.

Padahal modal untuk memulai pembudidayaan relatif kecil yakni digunakan untuk membuat kolam, peralatan pendukung, membeli induk lobster dan pakan. Namun keuntungan yangdiperoleh pada proses pembibitan bisa mencapai 80% dan pembesaran memperoleh 30% dari omset total.

Kemitraan Budidaya Lobster Air Tawar

Meskipun usaha lobster air tawar ini memiliki prospek bagus, namun pada faktanya masih sedikit orang yang bergerak untuk memulai bisnis tersebut. Salah satu faktornya yakni minimnya pengetahuan tentang proses pembudidayaan, perawatan serta pemasaran.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kini banyak UMKM lobster membuka sistem kemitraan sehingga memudahkan orang-orang yang ingin membuka usaha dibidang tersebut. Disini petani akan diberi ilmu pengetahuan tentang proses pembudidayaan

Tidak hanya itu, umumnya pihak yang menawarkan sistem kemitraan tersebut juga menawarkan berbagai jenis program dengan sejumlah harga. Disini petani dapat memilih sesuai keinginan. Bahkan terdapat beberapa UMKM memberikan fasilitas untuk membantu proses pemasaran juga.

Kendala Budidaya Lobster Air Tawar

Seperti telah dipaparkan sebelumnya, Indonesia merupakan salah satu penghasil lobster terbesar di dunia. Namun, faktanya usaha pembudidayaan sendiri kurang berkembang pesat dan optimal. Pasalnya, terdapat beberapa hal yang menjadi kendala dalam prosesnya, yakni seperti berikut ini:

Hama Penyakit

Meskipun lobster air tawar lebih tahan dari serangan hama, namun tidak menutup kemungkinan jika ancaman penyakit akan terus ada. Terlebih jika Anda kurang dalam menjaga kondisi tempat pembudidayaan terutama soal kebersihan.

Serangan hama dan penyakit ini tidak hanya mengancam bibit kecil saja, namun juga bisa menyerang saat proses pembesaran benih. Untuk menangani kendala tersebut, petani lobster perlu mengetahui aturan pemberian makan serta teknik perawatan lainnya.

Benih Lobster Mengalami Stres

Salah satu kendala dalam proses pembudidayaan lobster air tawar yakni stres pada benih yang akan dibesarkan. Pasalnya, bibit tersebut harus beradaptasi dengan lingkungan baru karena kondisinya jelas berbeda dari habitat aslinya di sungai atau rawa.

Sebenarnya masalah stres ini adalah hal umum terjadi. Namun jika tidak ditangani dengan tepat dan benar bisa mengancam kelangsungan hidup bibit lobster tersebut. Untuk itu, ada beberapa cara yang perlu petani lakukan sebagai bentuk antisipasi pencegahan.

Pasokan Pakan Lobster Minim

Sampai sejauh ini, kegiatan budidayaan lobster air tawar di Indonesia masih belum optimal. Salah satu kendalanya disebabkan karena pasokan pakan masih sangat minim. Sehingga para menyulitkan dalam proses perawatan dan pemeliharaannya.

Di Indonesia sendiri, masih sangat jarang perusahaan yang memproduksi pakan lobster. Pasalnya, memang belum ditemukan jenis makanan dengan gizi tepat. Sejauh ini para petani masih memakai ikan rucah sebagai umpannya, meskipun kadar kandungan nutrisnya sangat rendah.

Belum Ada Tempat Pembudidayaan Khusus Lobster 

Berdasarkan penuturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto mengungkapkan, bahwa salah satu kendala proses pembudidayaan lobster belum optimal karena tidak tersedianya kawasan khusus. Sejauh ini masih bercampur dengan kerapu dan lainnya.

Kondisi tempat inilah yang akhirnya membuat perkembangan pembudidayaan lobster tidak bisa berkembang dengan pesat. Berbeda halnya dengan negara-negara lain, dimana memberikan satu kawasan khusus.

Belum Menguasai Pembiakan Artificial Lobster

Berikutnya hal yang menjadi kendala budidaya lobster air tawar di Indonesia kurang berkembang pesat yakni petani belum menguasai metode artificial breeding. Sejauh ini para pembudidaya masih mengandalkan alam, sehingga prosesnya membutuhkan waktu cukup lama hingga bertahun-tahun.

Padahal agar pembudidayaan dapat berkembang dengan optimal artificial breeding merupakan metode yang tepat untuk digunakan. Pasalnya teknik pembiakan tersebut dapat mempercepat pembesaran benih lobster dalam waktu relatif cepat.

Demikianlah ulasan seputar proses budidaya lobster air tawar, mulai dari media yang dapat digunakan, jenis-jenis serta harganya, perawatan hingga kendala. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan terutama bagi Anda ketika ingin menggeluti usaha tersebut

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url