6 Cara Mudah Budidaya Ikan Guppy bagi Pemula

Ikan guppy menjadi ikan hias yang sedang banyak digandrungi saat ini. Pemeliharan ikan ini juga termasuk yang paling mudah dibanding ikan hias lainnya. Tak heran jika mempelajari cara budidaya ikan guppy dapat menjadi kesempatan bisnis yang menjanjikan. Mengingat ikan ini cukup mudah beradaptasi. 

Ikan mungil berukuran sekitar 2,5 cm ini memiliki corak yang indah. Ukurannya yang mini dengan bentuk sirip yang unik menjadi magnet tersendiri. Tidak sedikit kolektor ikan hias yang mencari ikan guppy berbentuk unik. 

Teknik Budidaya Ikan Guppy 

cara budidaya ikan guppy

Ikan hias dengan nama latin Poecilia reticulata ini begitu populer. Ikan hias ini cenderung mudah beradaptasi dan berkembang biak. Bahkan pada kondisi air payau atau air yang memiliki kadar garam tinggi. Habitat asli ikan guppy sendiri adalah di perairan danau dan sungai yang tenang. Berikut adalah teknik cara budidaya ikan guppy.

Persiapan Wadah Ikan Guppy

Langkah pertama adalah menyiapkan tempat atau wadah untuk melakukan perkembangbiakkan budidaya ikan guppy. Anda bisa menggunakan berbagai jenis wadah untuk tempat tinggal ikan ini. Contohnya akuarium, ember plastik, dan bak semen. 

Baca Juga: Ternak Sukses Ikan Discus

Pada tahap persiapan ini, setidaknya Anda harus menyediakan 4 wadah dengan fungsi yang berbeda. Diantaranya wadah untuk pemisahan indukan, wadah penetasan benih ikan, wadah pemijahan atau pemeliharaan, dan wadah untuk pendederan. 

Besarnya wadah untuk memelihara iwak satu ini cukup bervariasi. Hal ini tergantung pada kapasitas yang dibutuhkan. Selain itu, pilihlah wadah dengan tinggi sekitar 30 cm. Semakin banyak indukan yang disiapkan, tentunya wadah yang diperlukan lebih banyak. 

Mencari Indukan Ikan Guppy

Langkah mencari perindukan guna budidaya ikan guppy tidak boleh sembarangan. Cara membedakan  jantan dan betina bisa dilihat dari penampilan fisik dan bentuknya. Ikan guppy betina umumnya memiliki warna yang lebih kusam, bentuk badan lebih bulat, dan sirip tidak menjumbai. 

Sedangkan ikan guppy jantan memiliki tubuh yang lebih langsing, warna sisik yang indah, dan sirip menjumbai. Salah satu ciri yang paling mudah terlihat adalah ukurannya yang lebih kecil dari guppy betina. Indukan yang berkualitas adalah yang telah berumur 4 bulan.

Pada usia tersebut, cangkuk sudah siap untuk dipijah dan dikembangbiakan. Tampilan fisik hewan ini pada dasarnya ditentukan berdasarkan faktor genetik. Oleh karena itu, pilihlah indukan yang berkualitas sebelum melakukan perbanyakan gereh ini.

Bagi Anda yang ingin mencari perindukan guppy yang bagus dan sehat, berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan. 

  • Usia Ikan Guppy

Mencari indukan ikan hias guppy salah satunya bisa ditentukan dari usia. Usia yang bagus untuk indukan ikan ini adalah yang sudah berumur 4 sampai 5 bulan. Pada usia tersebut, ikan guppy umumnya sudah memiliki corak dan warna yang lebih jelas. Selain itu, alat kelamin dan ekor sudah berkembang dengan matang. 

  • Perhatikan Perilaku Ikan

Sebelum menentukan indukan ikan guppy, perhatikanlah nafsu makan dan kelincahannya. Indukan berkualitas adalah ikan yang sehat dan lincah. Ikan guppy yang tidak bermasalah dengan nafsu makan dan aktif layak dipilih sebagai indukan. 

  • Bentuk Fisik

Jika ingin mendapatkan benih berkualitas dan indah, tentunya Anda bisa melakukannya dengan memilih indukan. Mengingat ikan guppy yang bagus dan indah bisa didapatkan dari faktor genetik yang bagus. Pilihlah indukan guppy yang bentuk fisiknya bagus.

Pemisahan Indukan

Tahap pemisahan indukan dilakukan sebelum terjadi pembenihan atau pemijahan. Sediakanlah tempat khusus untuk memisahkan indukan jantan dan betina ikan guppy. Selain itu, lakukan pergantian air secara teratur setiap 1 atau tiga hari sekali. 

Artikel Menarik: Peternak Louhan Bisa Rugi Jika Alami Hal Ini

Pemisahan indukan penting dilakukan agar proses pembuahan berlangsung lancar dan sempurna. Indukan yang sudah dipisahkan perlu diberikan pakan bernutrisi. Hal ini dilakukan agar kualitas sperma indukan bagus ketika digunakan dalam proses pemijahan. 

Pemilihan pakan yang tepat untuk indukan juga penting dilakukan. Anda bisa memberikan daphnia atau moina sebanyak 2 kali per hari. Pakan yang bernutrisi akan membuat benih yang dihasilkan lebih berkualitas dan sehat. Selain itu, pemberian pakan secara rutin pun tidak boleh dilewatkan. 

Proses Pemijahan Ikan Guppy

Seperti yang telah disebutkan di atas, Anda juga perlu menyediakan wadah khusus untuk proses pemijahan. Wadah diisi dengan air bersih setinggi 30 cm. Setelah itu, air diendapkan kurang lebih semalaman. Perlu diingat besarnya wadah tergantung dari jumlah indukan guppy.

Tempat atau wadah yang berisi 100 liter air hanya bisa menampung sekitar 30 indukan ikan guppy. Oleh karena itu, persiapan wadah sangat diperlukan pada proses pemijahan ini.

Agar pemijahan lebih optimal, gunakanlah tanaman air hydrilla untuk membuat ikan guppy lebih nyaman. Perbandingan banyaknya indukan jantan dan betina pada proses pemijahan adalah 1:5. Tahap ini biasanya berlangsung selama 4 sampai 7 hari. 

Hal ini karena tidak semua indukan guppy akan dibuahi. Indukan yang sudah dibuahi jantan akan dipisahkan ke wadah khusus untuk penetasan benih. 

Penetasan Benih Ikan Guppy

Menyediakan wadah penetasan benih setelah pemijahan sangat penting dilakukan. Tidak hanya wadah saja yang perlu disiapkan, namun lengkapi juga dengan aerasi yang baik. Pemberian aerasi tidak boleh terlalu kuat agar tidak mengganggu benih ikan guppy. 

Kebersihan air di dalam wadah penetasan juga harus dijaga. Setidaknya pergantian air harus dilakukan secara rutin setiap 1 sampai 3 hari. Pemberian pakan bernutrisi seperti moina dan daphnia juga tidak boleh ketinggalan. 

Waktu yang dibutuhkan sampai embrio lahir adalah sekitar 3-4 minggu pasca pemijahan. Setelah 14 hari, umumnya indukan betina guppy akan menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Menariknya, indukan guppy bisa hamil sampai tiga kali.

Indukan betina bisa menyimpan sisa sperma jantan di dalam tubuhnya. Selang waktu satu kehamilan dengan kehamilan lainnya adalah sekitar 1-5 minggu. Untuk setiap kehamilan, jumlah benih yang dihasilkan sebanyak 30 sampai 100 anakan. 

Setelah menetas, anakan guppy harus dipisahkan dari induknya agar tidak menjadi santapan. Oleh karena itu, persiapan wadah penetasan benih memang diperlukan. 

Proses Pendederan Ikan Guppy

Tahap pendederan merupakan langkah terakhir budidaya ikan guppy. Pada tahapan ini, wadah diletakkan di ruangan terbuka dengan sinar matahari yang cukup. Sinar matahari bermanfaat agar corak dan warna ikan guppy menjadi indah. 

Selain itu, bisa ditambahkan pula tanaman peneduh seperti hydrilla dan eceng gondok. Untuk anakan guppy yang masih berusia 5 hari, pemberian pakan yang disarankan adalah infusoria. Jika sudah lebih dari 5 hari, anakan guppy bisa diberi makan udang renik dan kutu air. 

Setelah itu, dilanjutkan dengan pemberian cacing rambut atau cacing sutra jika anakan guppy sudah 20 hari. Dengan pemberian pakan yang rutin dan bernutrisi, tentunya ikan guppy akan tumbuh sehat dan indah. 

Cara budidaya ikan guppy di atas bisa dijadikan referensi untuk Anda.Hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas indukan guppy yang dipilih. Meski cukup mudah dipelihara, perawatan ikan guppy pun tidak boleh disepelekan. Terutama pada pemberian pakan dan kebersihan tempat hidup ikan hias ini. 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url