6 Cara Ampuh Mengatasi Penyakit Ayam Bangkok

Wabah yang menjangkit hewan seperti unggas terhitung banyak jenisnya. Bahkan ayam bangkok yang dikenal sebagai jagoan dalam beradu pun bisa terkena salah satunya. Oleh sebab itu, cara mengatasi penyakit ayam bangkok wajib diketahui agar ayam peliharaan Anda tetap sehat. 

Pencegahan yang dilakukan tidak hanya mengandalkan satu tindakan saja, melainkan beberapa hal yang saling mendukung satu sama lain. Mulai dari kondisi kandang, penempatan ayam bangkok, jenis pakan hingga pemberian vaksin serta obat-obatan. 

Penangkal Penyakit Ayam 

cara mengatasi penyakit ayam bangkok

Perlu penangkal penyakit ayam bangkok yang tepat karena dapat menjangkit ternak Anda dan membuat rugi peternak. Saat hewan tersebut terdiagnosis menderita berbagai penyakit, maka tingkat produktivitasnya akan menurun drastis hingga risiko terburuknya adalah kematian. Oleh sebab itu, Anda perlu melakukan langkah pencegahan penyakit ayam bangkok berikut ini:

Memperhatikan Lokasi Kandang

Cara mengatasi penyakit ayam bangkok yang pertama adalah jangan dianggap sepele sebab lokasi kandang yang tepat bisa meminimalisir risiko terkena penyakit. Tempat yang terbaik untuk memelihara ayam bangkok adalah berjarak jauh dengan kandang ayam potong. 

Baca Juga: Tren Ternak Bebek Tahun 2021, Mengapa?

Biasanya ayam potong diternakkan dalam jumlah banyak sehingga memperbesar kemungkinan adanya virus penyakit. Tidak hanya itu, kandang yang steril dari hewan lain juga perlu diprioritaskan. 

Anda tidak pernah tahu penyakit apa saja yang mungkin dibawa setiap hewan yang berlalu lalang melewati kandang. Maka dari itu, pencegahan sangat diperlukan. 

Selain itu, posisikan kandang ayam bangkok menghadap arah yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Sinar matahari yang terlalu berlebihan akan memicu heat stress pada ayam sehingga bisa mengganggu kesehatan.   

Menjaga Kebersihan Kandang Ayam Bangkok

Setelah menentukan lokasi, cara mengatasi penyakit ayam bangkok selanjutnya adalah memastikan kandang selalu dalam keadaan bersih. Sebab, kandang yang kotor dapat menjadi sarang penyakit. 

Anda harus membersihkan kandang ayam minimal 1 kali dalam seminggu. Langkah sanitasi dengan menyemprotkan cairan desinfektan minimal 2 minggu sekali. 

Artikel Terkait: Analisa Usaha Ternak Ayam Potong Kemitraan

Tujuannya adalah agar kandang ayam bangkok terbebas dari virus, kuman, bakteri dan jenis mikroorganisme lain yang menyebabkan penyakit. Cairan desinfektan bisa Anda beli dari toko atau membuatnya sendiri dengan campuran air + cairan pemutih maupun air sabun.

Jangan lupa untuk membuat saluran air di dekat kandang. Dengan begitu, air yang menetes dari kandang akan langsung terbuang dan tidak menggenang lama. Hal tersebut menjadikan kandang selalu kering dan tidak lembab. 

Usaha menjaga kebersihan kandang juga dapat dilakukan dengan menghindari membawa masuk barang secara sembarangan. Pastikan Anda hanya memasukkan barang yang dibutuhkan untuk merawat ayam di dalam kandang. 

Membuat Ventilasi Kandang Ayam Bangkok

Selain membuat saluran air, mencegah kandang agar tidak lembab juga bisa dilakukan dengan membuat ventilasi. Dengan adanya ventilasi yang baik, maka ayam akan mendapatkan sinar matahari dan udara yang cukup. Langkah tersebut merupakan salah satu cara mengatasi penyakit ayam bangkok yang cukup efektif.

Baca Juga: Cara Menghapus Riwayat Pesanan di Shopee

Kandang yang lembab dan kurang udara kemungkinan besar akan menjadi tempat tumbuh bakteri penyebab penyakit. Apabila terus dibiarkan, maka laju pertumbuhan bakteri akan semakin cepat. 

Melakukan Isolasi pada Ayam Bangkok

Isolasi dan karantina bertujuan agar memisahkan ayam bangkok yang sehat dengan ayam yang sakit sehingga tidak terjadi penularan penyakit dan penularan dapat dicegah atau diatasi. Anda harus mengetahui mana saja ayam bangkok yang menunjukan gejala tidak sehat sehingga bisa langsung dipindahkan ke kandang yang berbeda. 

Bacaan Menarik: Bisakah Beternak Ayam dengan Modal yang Kecil?

Selain itu, isolasi juga dilakukan pada ayam bangkok pendatang baru. Sebelum dimasukkan ke kandang bersama, tempatkan dulu di kandang yang terpisah. 

Kondisi di dalam kandang juga wajib diperhatikan. Apabila Anda memiliki kandang yang berukuran besar, maka tempatkanlah ayam bangkok pada tiap ruang yang dibatasi dengan sekat. Hal tersebut lebih aman dibandingkan mencampur banyak ayam sekaligus tanpa pembatas. 

Memberikan Vaksin

Pemberian vaksin merupakan cara mengatasi penyakit ayam bangkokyang ampuh. Dengan diberi vaksin, ayam bangkok Anda akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik sehingga tidak lagi rentan terkena penyakit berbahaya. 

Beberapa cara untuk memberikan vaksin ayam bangkok antara lain: 

  • Melarutkan cairan vaksin dalam air minum yang terjamin kebersihannya.
  • Menyemprotkan cairan vaksin.
  • Menyuntikkan cairan vaksin pada bagian sayap, dada atau paha.
  • Memberikan vaksin dengan diteteskan pada mata.

Berikut jenis vaksin yang biasa diberikan pada ayam bangkok: 

  1. Vaksin ND untuk mencegah penyakit Newcastle Disease (ND).
  2. Vaksin AI H5N1 untuk mencegah penyakit flu burung.
  3. Vaksin marek untuk mencegah penyakit neoplastik virus.
  4. Vaksin gumboro nobilis dan delvac gumboro untuk mencegah penyakit gumboro.
  5. Vaksin IB untuk mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan.
  6. Vaksin coryza untuk mencegah penyakit snot.

Pemberian vaksin tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan berlebihan. Anda harus mematuhi aturan penggunaan dan juga memperhatikan kondisi ayam bangkok. Agar meminimalisir risiko buruk, berkonsultasilah pada yang lebih berpengalaman. 

Memperhatikan Pakan Ayam Bangkok

Kondisi ayam bangkok sangat bergantung pada jenis pakan yang Anda berikan. Semakin berkualitas kandungan pakan maka ayam aduan tersebut akan semakin sehat dan kuat. Beberapa rekomendasi pakan untuk ayam bangkok yaitu: 

  • Beras jagung
  • Beras merah
  • Pur
  • Jagung
  • Singkong 
  • Gabah
  • Dedak 
  • Nasi putih
  • Tepung ikan 

Bahan-bahan tersebut dapat Anda racik sendiri dengan takaran yang pas. Kalau tidak mau repot, maka tinggal beli saja pakan buatan pabrik yang sudah dibuat berdasarkan perbandingan gizi yang dibutuhkan ayam bangkok. 

Namun khusus untuk ayam bangkok anakan, pakan yang diberikan cukup vitamin yang dicampurkan dengan air minum. 

Kekebalan tubuh ayam bangkok bisa Anda tingkatkan dengan memberikan vitamin, jamu maupun suplemen lain. Agar benar-benar berhasil, maka harus memperhatikan kebutuhan tiap ayam. 

Selain jenis pakan, kesehatan ayam juga dipengaruhi oleh kebersihan tempat pakan. Setinggi apapun gizi yang terkandung, kalau wadah dituangkannya pakan tidak steril maka akan mengganggu kesehatan ayam. 

Oleh sebab itu, cuci tempat pakan setiap kali selesai digunakan. Membeli banyak wadah juga disarankan agar bisa dipakai secara bergantian terlebih lagi jika jumlah ayam bangkok Anda tidak sedikit. 

Menangani Ayam Bangkok yang Sakit dengan Benar

Memberi perawatan yang tepat pada ayam bangkok yang terlanjur sakit juga merupakan langkah untuk menangkal penyakit. Bayangkan saja apabila ayam yang sakit tetap dibiarkan maka akan menularkan penyakit tersebut ke ayam yang masih sehat. 

Oleh sebab itu, Anda harus jeli mana saja ayam yang menunjukan tanda tidak sehat sehingga dapat langsung dilakukan tindakan. Sebagai contoh, apabila ayam Anda terkena penyakit tetelo atau ND maka tindakan terbaik adalah mengkarantina maupun membakarnya. 

Pembakaran ayam yang terjangkit tetelo memang tergolong wajar. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah penularan dan menghilangkan bekas ayam. Cara lain adalah dengan menguburnya jauh dari kandang utama. 

Selanjutnya apabila ayam terkena penyakit cacingan, maka segera berikan obat seperti preparat piperazine, sulfamerazin, sulfamezatin, piperavaks dan levamisole. Sedangkan pemberian preparat sulfat, noxal dan ampisol tepat dipilih untuk mengobati kolera. 

Penyakit lain yang bisa menjangkit ayam bangkok adalah ngorok (chronic respiratory disease). Biasanya menyerang ayam yang usianya antara 4 sampai 9 minggu. Jenis obat yang tepat yaitu mycomas, tetracolin atau bacytracyn. 

Apabila Anda menggunakan kandang berbeda untuk tiap ayam bangkok, ada baiknya berikan jarak antar kandang. Pada malam hari, tutuplah kandang menggunakan kain karena penyebaran penyakit bisa terjadi selama ayam tidur.  

Inti dari cara mengatasi penyakit ayam bangkok adalah memberikan vaksin, menjaga kebersihan lingkungan sekitar ayam dan mengontrol kondisi ayam secara berkala. Mengetahui jenis-jenis penyakit ayam dan tanda-tandanya juga penting sebagai langkah pencegahan. Semoga bermanfaat.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url