7 Rekomendasi Makanan Ikan Bawal Terbaik CEPAT BESAR

Ikan bawal merupakan salah satu jenis ikan yang populer di Indonesia karena memiliki daging yang gurih dan nikmat. 

Budidaya ikan bawal juga terbilang mudah, termasuk makanannya. Sebagai hewan omnivora, makanan ikan bawal bisa berupa sayuran, serangga air, plankton, atau pelet. 

Ikan yang berasal dari sungai Amazon ini dapat tumbuh dengan baik meskipun di kondisi air yang buruk sekalipun. 

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai karakteristik dan budidaya ikan bawal beserta makanannya, mari simak ulasan berikut. 

Karakteristik dan Habitat Ikan Bawal

pakan ikan bawal terbaik

Ikan bawal merupakan jenis ikan yang berasal dari sungai Amazon di Brazil dan Orinoko di Amerika Selatan. 

Ikan yang tergolong ke dalam jenis ikan air tawar ini memiliki bentuk fisik yang mirip seperti ikan Piranha. 

Ikan bawal memiliki struktur gigi yang besar dan tajam dengan bentuk tubuh yang tegak berwarna abu-abu tua. 

Sisik ikan bawal memiliki bentuk cycloid atau melingkar dengan pola yang sama. Ikan ini juga memiliki bentuk tubuh yang panjang dengan mata berukuran lebar. 

Baca Juga: Makanan Ikan Mujair Terbaik

Ikan bawal juga memiliki insang yang permukaannya lebih luas dibanding insang ikan tawar pada umumnya. 

Struktur dan bentuk insang yang berukuran besar ini memungkinkan ikan bawal dapat hidup di kondisi air yang memiliki suplai oksigen rendah sekalipun. 

Kemampuan adaptasi ikan bawal yang sangat baik terhadap lingkungan barunya inilah yang membuat budidaya ikan ini menjadi cepat menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. 

Ikan ini tidak membutuhkan perawatan khusus dan tahan terhadap penyakit.

Ikan bawal sendiri memiliki habitat di perairan air tawar baik dengan air yang mengalir (bergerak) maupun air yang tenang. 

Agar perkembangannya dapat optimal, air yang digunakan untuk budidaya bawal sebaiknya dalam kondisi yang jernih dan memiliki suplai oksigen yang memadai. 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, budidaya ikan bawal sangat mudah karena tidak membutuhkan perawatan khusus dan tahan terhadap penyakit.

Makanan ikan bawal juga sangat mudah didapat, karena ikan ini bisa memakan apa saja seperti serangga air atau sayuran. 

Cara Budidaya Ikan Bawal Anti Gagal Bagi Pemula

Budidaya ikan bawal banyak dipilih oleh para pebisnis ikan di Indonesia karena perawatannya yang mudah dan permintaan pasar yang relatif tinggi. 

Cara budidaya ikan bawal juga hampir sama seperti ikan-ikan lainnya antara lain sebagai berikut ini. 

1. Pemilihan Indukan Bawal Berkualitas

Cara pertama untuk menghasilkan ikan bawal unggulan yaitu dengan memilih indukan berkualitas. 

Ciri indukan bawal jantan yang bagus yaitu sudah berumur setidaknya 3 tahun, warna kulitnya tampak kemerahan, perut berisi dan kasar saat diraba, serta bertubuh langsing dengan bobot minimal 2 kg. 

Artikel Terkait: Makanan Anak Ikan Laga Baru Menetas

Sementara itu, untuk indukan bawal betina minimal berumur 4 tahun dengan badan lebar dan pendek minimal 2 kg. 

Pilihlah juga induk bawal betina yang warna tubuhnya cenderung lebih gelap dengan perut yang kendur dan terasa lembek. 

2. Persiapan Kolam Budidaya

Langkah selanjutnya setelah pemilihan indukan bawal yaitu menyiapkan lokasi budidaya. Anda bisa menggunakan kolam yang sudah kering dan dilapisi dengan kapur tohor yang bertujuan untuk meningkatkan pH tanah, sehingga ikan bawal dapat tumbuh dengan optimal. 

3. Penebaran Bibit Bawal

Sebelum Anda menebarkan bibit bawal ke kolam budidaya, Anda sebaiknya melakukan proses adaptasi terlebih dahulu dengan meletakkan plastik wadah bibit bawal selama 2-3 hari. Hal bertujuan agar bibit bawal tidak stress dengan lingkungan barunya. 

4. Pemeliharaan dan Pemberian Pakan

Selain pemilihan bibit yang tepat dan berkualitas, keberhasilan budidaya ikan bawal juga ditentukan dari proses pemeliharaan dan pemberian pakan. 

Pastikan bahwa pakan yang diberikan mengandung nutrisi yang memadai untuk menunjang pertumbuhan ikan bawal.

5. Proses Pemanenan Bawal

Proses panen ikan bawal dapat dilakukan setelah umurnya 6 bulan dari waktu pertama bibit ditebarkan di kolam budidaya. 

Proses panen dapat dilakukan dengan menguras air kolam hingga tersisa sedikit dan gunakan jaring untuk memindahkan ikan dari kolam ke wadah yang sudah diisi air bersih.

Makanan Ikan Bawal Agar Cepat Besar

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pemberian pakan yang tepat dapat menunjang pertumbuhan ikan bawal menjadi lebih baik dan optimal. 

Nah, berikut ini beberapa rekomendasi jenis makanan ikan bawal agar cepat besar dan sehat. 

1. Hewan Kecil

Di habitat aslinya, ikan bawal memakan apa saja yang ada di sekitarnya. Ketika masih dalam masa pembenihan atau berbentuk larva, ikan bawal tergolong karnivora karena memakan zooplankton. Namun, setelah tumbuh dewasa, ikan bawal akan menjadi omnivora atau pemakan segala. 

Ikan bawal dewasa biasanya akan memakan makanan berupa hewan-hewan kecil yang hidup di lingkungan tempat hidupnya seperti cacing oligochaeta, larva Chironomus, serangga air, dan berbagai jenis moluska lainnya. 

2. Azolla

makanan ikan bawal organik

Azolla microphylla merupakan salah satu rekomendasi makanan ikan bawal organik alami yang baik untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ikan. 

Selain untuk pakan ikan bawal, Azolla atau tanaman paku air ini juga sering dijadikan sebagai pakan unggas atau pupuk. 

Dibandingkan dengan jagung, dedak, atau beras, kandungan gizi yang terdapat di dalam tanaman ini justru lebih tinggi. 

Protein yang terkandung pada Azolla bisa mencapai 31,25%, karbohidrat sebanyak 6,5%, serat kasar sebanyak 13%, dan lemak sebanyak 7,5%. 

Azolla juga menjadi pakan alternatif untuk mendampingi pemberian pelet yang bisa menekan biaya pengeluaran hingga 20%. Untuk menghasilkan 70 ekor ikan bawal, Anda setidaknya membutuhkan campuran 1 kg pelet dan 1 kg Azolla. 

3. Pelet

Di samping pakan alami, pelet juga menjadi salah satu pakan utama untuk budidaya ikan bawal di kolam, tambak, atau keramba. 

Ikan air tawar ini juga tidak pilih-pilih makanan sehingga Anda bisa memberikan pelet jenis apa saja yang dapat dijumpai dengan mudah di toko-toko ikan. 

Pemberian pakan pelet untuk ikan bawal dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam jangka waktu satu minggu, Anda bisa memberikan pelet sebanyak 1-2 kali. 

Anda juga dianjurkan untuk melakukan sampling berat atau bobot ikan untuk mengetahui biomassa dan jumlah pakan yang dibutuhkan.

4. Sisa Makanan dan Roti

Sisa makanan dan roti yang tidak habis dimakan juga bisa menjadi pakan alternatif untuk ikan bawal. Sisa makanan ini bisa didapat dari limbah rumah tangga atau limbah rumah makan/restoran. 

Anda juga bisa memberikan roti yang sudah kedaluwarsa atau berjamur untuk ikan bawal. 

Pakan alternatif ini dapat membantu menekan biaya pengeluaran karena harga yang dibanderol untuk limbah makanan dan roti kedaluwarsa ini cenderung murah. 

Meski begitu, pemberian limbah makanan dan roti ini lebih dianjurkan untuk budidaya ikan bawal di air yang mengalir. 

Hal ini bertujuan agar minyak dari limbah makanan tidak tertinggal dan menumpuk di permukaan air. Apabila budidaya dilakukan di tambak atau kolam, minyak-minyak dari limbah makanan bisa tersangkut di insang ikan dan meningkatkan risiko ikan cepat mati. 

5. Ampas Kelapa

makanan ikan bawal agar cepat besar dan tumbuh sehat

Ampas kelapa termasuk salah satu pakan untuk ikan bawal yang bisa menjadi alternatif untuk menghemat biaya pakan. 

Tidak hanya hemat biaya, ampas kelapa juga mengandung protein yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan bawal. 

Pemberian ampas kelapa ini bisa dicampurkan dengan pelet, kemudian bisa langsung ditebarkan ke kolam atau bisa juga difermentasikan terlebih dahulu. 

Pemberian ampas kelapa yang sudah difermentasikan terlebih dahulu juga dinilai lebih efektif daripada yang tidak difermentasi.  

Tidak hanya kaya akan kandungan protein saja, ampas kelapa juga mengandung serat galaktomanan dan lemak hingga 23,36%. 

6. Sayuran

Sayuran juga tergolong makanan yang recommended untuk ikan bawal karena memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan ikan. 

Untuk pakan berupa sayuran, Anda bisa memilih jenis sayuran yang bertekstur lembut seperti kol, sawi, bayam, atau kangkung. 

Sebelum memberikan pakan sayuran, Anda sebaiknya mencincangnya terlebih dahulu agar ikan bawal lebih mudah saat memakannya.

Pemberian pakan sayuran ini bisa dilakukan dengan cara menebarkannya ke kolam budidaya setiap hari atau 2-3 hari sekali. 

7. Suplemen

Selain beberapa macam pakan ikan bawal di atas, Anda juga bisa memberikan pakan berupa suplemen untuk menunjang tumbuh kembang ikan terutama pada masa pembenihan atau pembesaran ikan. 

Pemberian suplemen ini dapat membantu meningkatkan selera makan ikan bawal.  Ada beberapa pilihan suplemen untuk ikan bawal yang recommended antara lain susu, gula, dan madu yang dicampur dengan pelet. 

Untuk dosis atau takaran pemberian suplemen yaitu 1 sdm gula yang dicampurkan dengan 1 kg pelet ikan. 

Anda juga bisa mengganti gula dengan madu atau susu kental manis. Untuk memberi makanan suplemen pada ikan bawal sebanyak 10.000 ekor atau sekitar 1 ton ikan bawal, maka susu kental manis yang dibutuhkan yaitu sekitar 2 kaleng. 

Sementara itu, jika Anda menggunakan madu setidaknya membutuhkan 1 botol atau gula pasir sebanyak 1,5 kg. 

Pemberian suplemen ini bisa dilakukan secara bergantian atau selang-seling. Namun, jika ingin ikan bawal cepat besar, maka Anda bisa memberikan suplemen ini setiap hari. 

Penjelasan mengenai karakteristik ikan bawal di atas bisa menjadi referensi dan tambahan ilmu bagi Anda. Beberapa jenis makanan ikan bawal juga bisa menjadi rekomendasi agar ikan bawal yang Anda budidayakan tumbuh dengan optimal, sehat, dan cepat besar. 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url